Relawan Erupsi Semeru 2021

dr.Garinda Alma Duta Sp.P(K) dan dr.Nevy Shinta Sp.P bersama 3 PPDS Paru FK Unair mendatangi Lumajang untuk berkolaborasi bersama Dinas Kesehatan Lumajang dalam penanganan Korban terdampak Erupsi Letusan Gunung Semeru. Hadir juga dr.Budi Satrio sp.P dan dr.Agung Sp.P yang juga Alumni Paru FK Unair. Kegiatan ini adalah bentuk pengabdian masyarakat kerjasama Departemen/KSM Pulmonologi dan Ilmu Kedokteran Respirasi Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga – RSUD Dr.Seotomo, Perhimpunan Dokter Paru Indonesia cabang Jawa Timur, Alumni Paru FK Unair dan Dinas Kesehatan Kabupaten Lumajang.

Lumajang- Tim gabungan dari Departemen Pulmonologi dan Ilmu Kedokteran Respirasi (P&IKR) Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga yang bekerjasama dengan Perhimpunan Dokter Paru Indonesia Cabang Jawa timur melakukan pengabdian kepada masyarakat di wilayah terdampak Erupsi Gunung Sumeru di Kabupaten Lumajang. Pengabdian kepada masyarakat sebagai bagian dari tanggap bencana difokuskan dengan memberi pelayanan promotif dan preventif di bidang kesehatan respirasi kepada masyarakat terdampak dan relawan. Kegiatan berlangsung sejak Senin 13 Desember 2021 hingga (15/12) diawali dengan melapor ke Dinas Kesehatan Kabupaten Lumajang untuk mendapatkan Surat Tugas dan proses Chek in. Selanjutnya Tim mendapatkan pengarahan dan pembagian sesuai wilayah kerja yaitu di Posko Kesehatan di Kecamatan Candipuro dibawah koordinasi Puskesmas Candipuro.
Kegiatan ini beranggotan staf pengajar dan peserta Prodi Dokter Spesialis P&IKR FKUA dan Anggota PDPI Cabang Jatim yang terdiri atas dr. Garinda Alma Duta, Sp.P; dr Nevy, Sp.P; ; dan 3 orang PPDS Paru FK Unair yaitu dr.Dharmaning Estu Wirastyo, dr.Ach. Najich Riza Firmansyah dan dr.Shandy Billy Rianto. Selanjutnya tim melapor ke koordinator lapangan di PKM Candipuro dan di terima oleh petugas piket di PKM Candipuro.
Kegiatan penyaluran donasi salah satunya berupa 10 (sepuluh) mesin nebulasi kepada pengelola pos kesehatan yang tersebar di wilayah Kecamatan Candipuro dan Kecamatan Penanggal. Adapun posko kesehatan tersebut meliputi Penyaluran meliputi:

  1. Posko Kesehatan di Lapangan Penanggal
  2. poskesdes Candipuro
  3. pos Lapangan SMU 1
  4. posko Lapangan Candipura ( petugas PKM Senduro)
  5. Posko Pondok Pesantren Ulul Albab (PKM Candipuro)
  6. PKM Candipuro
  7. Posko Baldes/Polindes Sumber Mujur
  8. PKM Penanggal
  9. Posko Kesehatan Pustu Jarit di Balai Desa Jarit

Kegiatan lain adalah pembagian masker bedah dan edukasi penggunaan masker kepada masyarakat. Hal ini sangat penting dikarenakan risiko penularan penyakit infeksi khususnya COVID 19 sangatlah rentan terjadi di tengah pengungsi. Selain itu bahaya pajanan debu vulkanik di lingkungan pengungsian juga perlu tetap di kendalikan setidaknya dengan pemberian APD berupa masker. Tim juga menemukan kerumunan masyarakat tanpa memperhatikan jarak aman serta tidak memakai masker. Selain itu Tim juga mengedukasi kepada relawan pentingnya penggunaan masker N95 dibanding masker bedah saat melakukan pembersihan debu vulkanik. Kegiatan promosi kesehatan dan preventif ini selain dilakukan di sembilan tempat diatas juga dilakukan di SMP Candipura, dan Balai Desa Candipuro dan Mushola di Dusun Sumber Wulung. (dr.Garinda Sp.P)

koleksi dokumentasi

Berita terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published.